• Fri. Jun 25th, 2021

Weeaboo Jepang

Byajimuzaki

Jun 10, 2021

Istilah otaku sering disematkan terhadap penggemar manga dan juga anime Jepang yang berada didalam tingkat ekstrem. Namun, sejak tahun 2000-an, kamu akan mendapati istilah lain yang sering muncul di dunia maya. Istilah berikut adalah weeaboo atau yang sering disingkat dengan wibu. Bahkan, tak jarang kalau wibu digunakan sebagai bentuk olokan, layaknya dikala mengatakan, “Ah, wibu loe!”.
Meski penggunaan istilah otaku dan juga weeaboo begitu banyak ditemui di kalangan netizen, juga warganet +62, tetapi banyak yang tidak paham arti memang berasal dari wibu buat yang magang Jepang. Bahkan, banyak orang yang sering berpikiran wibu tak ubahnya layaknya otaku. Tidak heran kalau sebutan wibu sering disematkan terhadap orang-orang yang menyukai film anime dan juga manga jepang. Namun, apakah arti memang memang layaknya itu?

Weeaboo Sudah Ada Sejak Abad ke 18
Istilah Weeaboo memang baru muncul terhadap tahun 2000-an. Istilah ini memang punya arti yang positif, agar tidak sesuai kalau dijadikan sebagai bahan olok-olokan. Sebutan weeaboo merujuk terhadap orang yang punya kecintaan besar terhadap sejarah, budaya, ataupun orang Jepang. Jadi, dapat dibilang kalau weeaboo punya arti yang lebih luas kalau dibandingkan dengan otaku.

Sebelum kemunculan istilah weeaboo, memang tersedia istilah lain dengan arti sama yang sudah tersedia sejak abad ke 18. Istilah berikut adalah japanophilia atau juga disebut shinnichi. Istilah ini lantas mengalami pergantian seiring dengan pertumbuhan pop culture Jepang terhadap awal tahun 2000-an. Keberadaan istilah japanophilia diganti dengan wapanese yang berasal berasal dari kata white japanese atau wannabe japanese.
Selanjutnya, terjadi pergeseran penggunaan kata wapanese menjadi weeaboo. Istilah ini diciptakan oleh Nicholas Gurewitch didalam komik Perry Bibble Fellowship dan tidak punya arti apapun. Selanjutnya, istilah ini digunakan forum 4chan untuk menggantikan istilah wapanese yang sering digunakan sebagai bahan olokan. Fenomena penggunaan kata weeaboo berikut terus terjadi hingga sekarang.

Apakah Kamu Termasuk Seorang Weeaboo? Yuk, Kenali Ciri-Cirinya!
Setelah membaca penjelasan di atas, kamu sudah dapat mengenal lebih didalam berkenaan istilah weeaboo. Selanjutnya, kamu juga kudu paham indikator yang dapat dijadikan patokan berkenaan siapa saja yang dapat disebutkan sebagai seorang weeaboo. Untuk lebih jelasnya, kamu dapat paham tanda-tanda weeaboo sebagai berikut:

Memiliki kecintaan besar terhadap budaya Jepang
Ciri pertama yang dapat kamu temukan terhadap seorang weeaboo dapat dilihat terhadap cara pandangnya terhadap negara Jepang. Seorang wibu umumnya berpikiran budaya Jepang lebih superior dibandingkan budaya negara aslinya.

Terobsesi dengan manga, anime, dan juga pop culture Jepang
Ciri ke dua seorang wibu juga dapat diketahui berasal dari ketertarikan yang terlalu berlebih terhadap pop culture Jepang. Ciri inilah yang sering menyebabkan banyak orang berpikiran bahwa wibu sama dengan otaku. Padahal, otaku memang tidak berpatokan terhadap pop culture Jepang, melainkan terhadap hobi tertentu.

Terbiasa memakai kalimat bahasa Jepang didalam percakapan sehari-hari
Selanjutnya, ciri seorang wibu juga dapat kamu ketahui berasal dari tabiat yang diperlihatkan didalam kehidupan sehari-hari. Bagi masyarakat awam, seorang wibu akan muncul aneh. Apalagi, dikala bercakap-cakap dengan wibu, kamu akan mendapati mereka sering memakai istilah didalam bahasa Jepang, layaknya gomenasai, konichiwa, eto, arigatou, ohayo, dan sebagainya.

Karena kesimpulan sebagai orang yang aneh itu, tidak heran kalau wibu sering ada masalah didalam melaksanakan interaksi sosial. Mereka sering menutup diri berasal dari masyarakat di sekitarnya. Sebagai gantinya, para wibu biasa berkumpul dikala terkandung kegiatan berbau jejepangan, layaknya cosplay ataupun festival Jepang. Nah, itulah penjelasan yang lengkap berkenaan seorang weeaboo. Apakah kamu juga seorang weeaboo?