• Sun. Nov 29th, 2020

Tips Konsep Minimalis untuk Rumah dan Kantor yang Nyaman

Byzuzum gaul

Oct 27, 2020

Konsep minimalis yang sering dirangkum dengan motto “less is more”, pada dasarnya memiliki makna yang lebih dalam daripada sekedar menggunakan atau memiliki beberapa barang. Dengan gagasan menghilangkan kekacauan melalui furnitur ruangan dan mengurangi esensi ruangan, kami dapat mendorong penyederhanaan yang menenangkan dalam pikiran kami. Selain itu, semakin sedikit barang yang ada, semakin rendah perawatannya.

Kekacauan dan beban bosan atau jenuh melihat terlalu banyak hal di satu tempat dan hanya memusatkan perhatian pada hal-hal yang penting merupakan konsep keadaan pikiran minimalis. Mungkin konsep ini sangat diminati sebagian orang karena menginginkan desain rumah dan kantor yang lebih luas dan lega. Tetapi tidak semua orang menyukai ruang sederhana ini dan memiliki nuansa sementara.

Desain interior minimalis, terutama bagi yang awam dengan konsep ini, bisa terlihat sangat terbatas dan membosankan. Namun, menggunakan desain minimalis tidak selalu monoton. Dengan sedikit perencanaan, membuat desain minimalis lebih mudah dari yang Anda kira. Jika Anda tertarik untuk membuat desain minimalis untuk rumah atau tempat kerja Anda, yuk simak tips desain konsep minimalis berikut ini.

Pahami konsep desain minimalis

Meskipun minimalis mungkin menjadi tren baru dalam desain digital, ide inti dari minimalis sebenarnya sudah ada sejak lama. Apa yang kami sebut “desain minimalis” berakar pada budaya tradisional Jepang. Budaya Jepang menghargai keseimbangan dan kesederhanaan. Arsitektur Jepang, desain interior, seni, dan desain grafis telah lama menggunakan aspek minimalis.

Sebagai gerakan di barat, minimalis dimulai pada awal abad ke-20. Dipengaruhi oleh gerakan Bauhaus, banyak arsitek yang menggunakan desain minimalis pada fasad bangunannya. Arsitek Jerman-Amerika Ludwig Mies Van der Rohe adalah salah satu pelopor gerakan minimalis. Dia dikreditkan sebagai orang pertama yang menerapkan frase “less is more” pada desain arsitektur.

Pendekatan yang kurang lebih kreatif ini dengan cepat bergeser dari arsitektur ke bidang desain interior dan industri lainnya, lukisan dan musik. Terlepas dari bidang keahliannya, prinsip utama minimalis tetap sama, yaitu, hanya sebagian besar fitur yang tersisa untuk lebih menarik perhatian penerima dan meningkatkan keanggunan desain secara keseluruhan.

Tips konsep minimalis untuk rumah dan kantor

Memang rumah dan perkantoran yang berperabotan tepat lebih nyaman dan meningkatkan produktivitas penghuni dengan hanya menonjolkan esensi yang menunjang kebutuhan penghuni. Tentunya demi menjaga esensi dan keunggulan konsep minimalis tidak lepas dari faktor pendukung di rumah maupun di kantor. Mari kita lihat apa yang harus diperhatikan saat membuat konsep minimalis untuk rumah dan kantor Anda.

Gunakan warna yang ideal dan menginspirasi

Saat mencoba untuk fokus, hal terakhir yang Anda butuhkan adalah banyak warna cerah yang muncul di benak Anda … Warna-warna cerah secara alami merangsang ide-ide kreatif, yang mungkin membuat Anda merasa lebih antusias, tetapi juga mengganggu suasana hati Anda. .

Dinding Anda harus bebas dari terlalu banyak pola, jadi hindari wallpaper yang penuh dengan motif atau warna dan pilihlah warna yang sederhana. Ini tidak berarti Anda harus tetap berpegang pada warna putih, meskipun itu warna klasik untuk kantor rumah minimalis. Pastel lembut adalah cara yang bagus untuk memperkenalkan beberapa tone dan shade yang lebih berat, dan telah menjadi pilihan populer dalam beberapa tahun terakhir.

Namun, sebelum mengecat dinding, Anda perlu memikirkan warna furnitur yang akan Anda pilih dan gunakan nantinya. Furnitur saat ini tersedia dalam warna putih dan bahan seperti kayu alami dan kayu sintetis. Meskipun warna putih terlihat bagus dengan perawatan yang tepat, kayu alami dapat menambah karakter alami pada ruangan yang rata atau monoton. Bahkan kayu yang lebih gelap terlihat sangat efektif dengan skema warna pucat.

Jika Anda memiliki ruangan yang gelap jangan takut untuk bereksperimen dengan warna yang lebih dalam dan kemudian tambahkan cermin ke ruangan untuk memantulkan cahaya di ruangan itu. Anda akan terkejut seberapa baik metode ini bekerja, terutama karena warna yang tepat dapat menipu mata untuk menciptakan efek spasial yang jauh lebih besar daripada yang terlihat hanya dengan warna putih.

Source: https://avantela.com/home.