Tips dan Trik Pembentukan Otot dan Kehilangan Lemak

Tips dan Trik Pembentukan Otot dan Kehilangan Lemak

Tips dan Trik Pembentukan Otot dan Kehilangan Lemak

Bagi kita yang menjalani gaya fitnes, banyak yang mengira kita adalah “makhluk asing”, mereka bilang “kamu aneh…!”. Lalu aku berkata kepada mereka, Siapakah kamu, sehingga kamu harus direpotkan? (Siapa kamu, apakah kamu peduli dengan bisnis saya?), Saya tidak ingin bersikap kasar kepada mereka, biasanya teman baik saya yang belum menyadari bahwa mereka memiliki kualitas hidup yang lebih baik. Tapi kita juga hanya menjalani yang terbaik dari hidup kita, sama seperti mereka. Beda pandangan bukan berarti kita tidak berteman.

Untuk beberapa orang yang bertanya kepada saya, “Apakah ada tips atau trik untuk membantu saya menjalani hidup sehat dengan mudah?” Saya dengan senang hati menjawab, “Oh oke, saya punya tips dan trik, tidak hanya untuk membantu Anda menjalani hidup sehat, tetapi bahkan lebih baik lagi, untuk pria, saya dapat membantu Anda mendapatkan otot yang terlihat lebih baik, lebih jelas. dapatkan dan tentu saja ekstra gendut di perut, dan untuk cewek, siap-siap saja punya perut buncit seperti Britney Spears (selagi masih perawan tentunya hehehe)”.

Unit Pelatihan:

1. Mana yang lebih baik, kardio atau beban?

Hei, lakukan saja keduanya. Semuanya harus seimbang. Jangan pilih-pilih. Kardio saja bisa membakar lebih banyak kalori, tetapi ingat bahwa Anda membakar lemak sekarang, bukan berarti Anda akan membakar lemak nanti. Apa yang terbakar di cardio tidak terbakar di cardio. Latihan beban dapat membakar kalori lebih sedikit daripada jantung, tetapi ketika massa otot dalam tubuh meningkat, metabolisme tubuh akan meningkat secara dramatis, dan akibatnya, orang berotot dapat makan lebih banyak, sedikit lebih *kotor*, jika masih memiliki tubuh lemak, membakar ujung perutnya. Sebaliknya, latihan resistensi saja kurang efektif untuk orang dengan banyak lemak karena masih banyak lemak yang tersisa dan hanya otot-otot yang Anda kerjakan dengan susah payah yang tertutup. Di sana Anda akan berbentuk lebih seperti pegulat, berotot tetapi juga sangat gemuk. Ingatlah bahwa Anda pernah melihat anggota gym yang kuat, teknik latihannya bagus, tetapi lemaknya tidak habis meskipun telah berada di gym selama 3 tahun. Ini karena dia tidak pernah membakar kalori dengan cardio.

 

2. Latihan Beban Makin Lama Makin Bagus.

Tahukah Anda, apakah Anda seorang atlet aerobik atau hanya mampu membangun otot? Jika latihan beban terlalu lama, otot Anda akan mencari sumber energi dari sel otot lain. Kanibal? Itu benar. Dan ada baiknya untuk menghindarinya, kecuali jika Anda tidak mengalami masalah kebugaran selama 3-4 tahun, tetapi masih ditandai oleh teman di sebelah meja kantor Anda. Latihan yang melelahkan, intensif dan terkonsentrasi selama 45-60 menit sudah cukup. Bahkan jika level Anda naik, itu tidak akan bertahan lebih dari 90 menit. Untuk apa? Ingatlah bahwa olahraga hanya merangsang/merangsang pertumbuhan otot. Otot mengembang dan tumbuh saat latihan selesai. Tidak selama ini terjadi. Jangan terkecoh dengan otot yang mengembang saat berolahraga, hanya aliran darah dan cairan tubuh yang memberi oksigen dan bahan bakar pada otot untuk menangani latihan dengan baik.

 

3. Kekurangan Otot, Sebaiknya Dilakukan 3-4 Kali Seminggu.

Klasik, otot dada Anda tidak cukup besar, kecuali Anda bisa mengimbangi Arnold atau Ronnie Coleman, otot dada Anda akan selalu terlihat kecil di cermin. Di sisi positifnya, Anda tidak perlu memakai “bra” dengan benar jika otot Anda tidak terlalu besar. Ingat lagi bahwa otot tumbuh saat istirahat, bukan saat berolahraga. Bayangkan jika Pecs Anda seperti salah satu pilar bangunan yang ingin Anda perbaiki menjadi lebih besar. Kalau sudah lama rusak, kapan pembangunannya dimulai? Bahkan atlet berpengalaman pun bisa melatih 1 otot maksimal 2 kali seminggu. Tapi ingat, Anda BUKAN seorang atlet, jangan mencobanya. Bagi Anda yang telah berolahraga 1 bagian otot dua kali seminggu dan bisa berhasil, ini berarti tubuh Anda merespons. Tidak ada salahnya untuk mencobanya, misalnya melatih otot dada pada hari Senin dan Kamis. Tetapi jika Anda mencobanya selama 1 bulan, tidak ada perubahan pada otot dada Anda. Cobalah juga; interval latihan otot dada dirancang selama 5-7 hari. Dengan cara ini, otot dada Anda akan memberi Anda lebih banyak waktu untuk beristirahat dan tumbuh.

 

4. Jika Ingin Olahraga 7 kali seminggu.

Duuh, kalo memang gitu, kapan anda bisa kumpul sama keluarga, kapan anda bisa kerja cari duit utk bayar membership dan suplemen yg akan anda beli? Maksimal 5x seminggu, dengan catatan, sesuaikan jadwal anda juga. Minimal? Hmmm, dari pada gak latihan sama sekali, tentu saja 1-2x pun kita harus sukuri. Sumber Rangkuman Terlengkap : KelasPJOK.Com