Terpikat Suasana Ekosistem Hijau Dikampus

Sudah mulai banyak murid-murid SMA sejak bulan ini ‘berseliweran’ ke berbagai perguruan tinggi. Mereka mencari tahu. Ancang-ancang pilih kampus. Perguruan tinggi negeri maupun swasta.Musim pilih kampus. Sudah mulai banyak murid-murid SMA sejak bulan ini ‘berseliweran’ ke berbagai perguruan tinggi. Mereka mencari tahu. Ancang-ancang pilih kampus. Perguruan tinggi negeri maupun swasta.

Ada banyak alasan memilih kampus.

Secara umum, salah satu alasan mayoritas murid SMA dalam memilih kampus, adalah tempat kuliah asri, berkualitas, tidak gersang, teduh, nyaman, menyejukkan.

Nah, bila ada yang berminat menempuh kuliah pertanian, maka  University adalah pilihan paling tepat. Di antara banyak kampus lain di Indonesia yang juga menawarkan program studi pertanian.

Tidak dapat disangkal, lingkungan University adalah hijau. Kampus dengan ekosistem lingkungan mendukung yang asri.

Dipastikan suasana nyaman mendukung proses perkuliahan ada di University. Rindang pepohonan di sekitar arealnya membuat keelokan suasana kampus University.

Jika bertandang keUniversity, maka sejak di gerbang masuk, mata bakal disuguhkan kesejukan alam dan udara segar. Ekosistem lingkungan yang hijau di University memang bukan asal-asalan.

Terbukti keseriusan University dalam merawat dan melestarikan lingkungan hijau diganjar dengan penghargaan bergengsi.  University menyabet peringkat kedua tingkat nasional dan ke-40 dunia anugerah Kampus Hijau dan Ramah Lingkungan UI Green Metric 2019.

University memberi bukti kepada murid SMA yang mayoritas beralasan umum memilih kampus sebab lingkungan kampus yang asri, segar dan hijau.

Ini belum ditambah dengan  University yang memang secara mutu pendidikan nasional dan dunia adalah unggulan. Khususnya di kurikulum pengetahuan pertanian dan sejenisnya.

didalam menciptakan lingkungan yang nyaman, bersih dan asri di kampus. “Sampah plastik udah menjadi persoalan lingkungan yang memerlukan perhatian lebih berasal dari kami semua. melalui lebih dari satu program yang terasa dikerjakan udah dapat mengurangi sampah plastik yang dihasilkan, tetapi untuk sampah plastik bekas botol/cup minuman masih banyak dihasilkan.

Untuk dapat mengurangi sampah plastik bekas minum dengan mempunyai tumbler (botol minum) sendiri berasal dari rumah, lantas dapat pakai dispenser air yang dapat diletakan di lebih dari satu area disekitar kampus untuk isikan airnya,” terang beliau. Beberapa kebijakan yang dimaksudkan untuk mengurangi kuantitas sampah yang dihasilkan oleh kantin  juga udah diberlakukan. Pelarangan kantin untuk menjual makanannya dengan pakai kresek atau Styrofoam, lantas para siswa diwajibkan untuk mempunyai area makan sendiri jika tidak dambakan pakai piring yang udah di sediakan oleh kantin, dan banyak kebijakan lainnya sehingga dapat mengurangi kuantitas sampah (khususnya plastik) yang dihasilkan

Apa yang disajikan  University dari lingkungannya jadi faktor pemikat murid SMA memilih kampus awalnya secara umum. Lingkungan University yang asri dan hijau adalah pendukung lahirnya banyak SDM ahli pertanian berkualitas di Tanah Air.