• Wed. Dec 2nd, 2020

Sekilas Tentang Jasa Rekayasa Prekonstruksi Dari Awal Hingga Akhir

Byzuzum gaul

Nov 5, 2020

Jasanesia -Di zaman modern, separuh dari masalah yang terkait dengan konstruksi ditangani karena layanan teknik prakonstruksi dan arsitektur. Proses sebenarnya dimulai hanya ketika segala sesuatu yang terkait dengannya seperti layanan teknik, berguna bagi para insinyur dan arsitek konstruksi. Proses pembangunan tentunya menjadi bebas dari kesalahan dan lancar dengan penerapan layanan ini. Para kontraktor harus mencari firma teknik paling terkenal dari mana mereka dapat memberikan semua layanan yang dibutuhkan dengan kualitas kelas atas.

Layanan teknik diperlukan untuk arsitektur, struktur, dan sistem MEP gedung. Semua layanan ini muncul dalam gambaran hanya ketika tahap perencanaan selesai.

Jasa Desain: Jasa desain dimulai dengan desain arsitektur, dimana arsitek merencanakan dan membuat sketsa kasar dari desainnya. Ini diikuti oleh layanan desain struktural dan MEP. Insinyur struktur dan insinyur MEP mulai membuat desain mereka berdasarkan spesifikasi yang diberikan oleh arsitek.

Layanan pembuatan draf: Setelah layanan desain selesai, penyusunannya dimulai. Layanan pembuatan draf sebagian besar dilakukan oleh teknisi CAD atau oleh insinyur dari domain yang berbeda. Dokumen drafting sangat penting karena sangat membantu selama layanan modeling. Jika insinyur dan arsitek menemukan masalah di dalamnya maka mereka dikerjakan ulang dan area dikirim lagi untuk referensi insinyur dalam kasus tertentu seperti dalam kasus perancangan struktur.

Layanan pemodelan: Setelah dokumen perancangan siap untuk arsitektur, struktural dan MEP, layanan pemodelan kemudian masuk ke dalam gambar. Insinyur masing-masing dan ahli atau pemodel BIM kemudian mulai mengerjakan model mereka menggunakan dokumen perancangan sebagai masukan. Setelah berhasil mengembangkan berbagai model 3D, model-model tersebut selanjutnya ditingkatkan menjadi 4D, 5D, dan 6D.

Layanan koordinasi dan deteksi bentrokan: Model kemudian dicari bentrokan dan interferensi antara satu sama lain dan proses ini disebut deteksi bentrokan. Deteksi benturan adalah tahap pertama dari proses koordinasi yang bertujuan untuk memeriksa apakah desain yang berbeda dapat hidup berdampingan dengan damai di ruang tertentu.

Layanan rendering: Rendering berakhir saat pemodelan selesai sepenuhnya. Ini adalah proses memberikan tampilan realistik pada model dengan membuat material yang sesuai agar terlihat natural.

Tidakkah Anda berpikir bahwa ketika semua layanan ini dijalankan dengan tepat sebelum waktunya, proses yang sebenarnya akan menjadi terlalu mudah untuk dilakukan? Ya!