Kegiatan industri migas digolongkan di dalam dua aktivitas inti (core bussines) yakni aktivitas industri hulu migas dan aktivitas industri hilir atau sering terhitung disebut sebagai usaha hulu dan usaha hilir. Artikel kali ini bakal membahas mengenai aktivitas hulu migas yang merupakan tahap dasar dari segala aktivitas proses di bidang perminyakan hingga dihasilkan berbagai macam produk hasil olahan minyak bumi yang banyak digunakan oleh masyarakat.

Pengertian Industri Hulu Migas

Kegiatan hulu terdiri dari dua anggota utama, yakni tahap explorasi dan exploitasi. Explorasi adalah tahap awal yang mempunyai tujuan untuk mendapatkan sumur minyak dan gas dengan menggunakan Water Meter BR, ditunaikan dengan cara menyelidiki area yang punya bisa saja mengandung minyak dan gas bumi, sedang exploitasi ialah urutan atau proses selanjutnya setelah ditemukan ladang yang di dalamnya mengandung minyak dan gas bumi. Baca juga: Pengertian dasar industri

penyelidikan secara geologi dan penyelidikan secara geofisika dan pemboran explorasi, selanjutnya penjelasannya:
Tahap Penyelidikan Geologi.

Merupakan aktivitas yang mempunyai tujuan untuk paham jenis-jenis batuan, komposisi kimia, usia batuan susunan penyusun lapisan tanah dan potensi lokasi selanjutnya punya kadar minyak dan gas bumi. Tujuan utama dari proses ini ialah memprediksi apakah lokasi selanjutnya punya sumber daya alam di dalamnya.

Tahap Geofisika.

Proses ini meliputi tahap pemetaan susunan lapisan di bawah tanah dan mencari bentuk-bentuk susunan yang bisa saja jadi jebakan minyak dan gas atau sering dikenal dengan istilah trap atau prospek.

 

Proses ini umumnya ditunaikan dengan cara survei seismik.

Pemboran explorasi.

Tahap ini sering terhitung disebut pemboran pembuktian dikarenakan terhadap dasarnya tahap ini mempunyai tujuan untuk menyatakan apakah suatu trap yang udah diyakini terhadap tahap pada mulanya terlampau mengandung minyak dan gas bumi. Proses ini ditunaikan dengan cara melakukan pemboran dengan kedalaman tertentu cocok dengan pemetaan susunan di bawah tanah.

 

Exploitasi

Tahap ini adalah urutan proses ke-2 dari aktivitas industri hulu migas untuk membuahkan minyak dan gas dari lokasi yang udah terbukti mengadung sumber daya di dalamya. Exploitasi terdiri dari beberapa anggota yakni tahap pemboran pengembangan dan tahap penyediaan layanan dan tahap produksi, selanjutnya penjelasannya:
Pemboran Pengembangan.

Merupakan proses pembuatan sumur sambungan cocok dengan standar operasi dan melengkapi pola memproses yang diinginkan.

Penyediaan Sarana.

Tahap ini merupakan proses penyediaan berbagai prasarana penunjang layaknya teknologi, jenis-jenis peralatan dan area penampungan minyak dan gas bumi.

Tahap Produksi.

Setelah penyediaan prasarana udah cocok dengan standar operasi maka bakal dilanjutkan tahap memproses yakni proses pengangkatan minyak dan gas bumi ke atas permukaan dengan mengfungsikan teknologi dan alat-alat yang udah ditentukan.

Setelah minyak bumi berada di atas permukaan maka selanjutnya bakal ditunaikan proses pemurnian dasar dengan obyek menyingkirkan molekul-molekul padat maupun larutan-larutan yang tidak diinginkan. Selanjutnya bakal disimpan di di dalam tangki penampungan dan udah siap untuk dikirim ke unit pengolahan selanjutnya.

By Drajad