Metode pembelajaran seperti model blended learning menjadi semakin populer semenjak masa pandemi. Hal tersebut lantaran model belajar campuran antara offline dan online ini dinilai lebih efektif, dengan adanya pemanfaatan teknologi informasi. Namun tentunya model belajar ini juga memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri. Apa saja ?

Kelebihan Model Belajar Campuran

1. Menghemat Waktu dan Biaya

Kelebihan utama dari model belajar campuran offline dan online yaitu peserta didik dapat lebih menghemat waktu dan biaya. Sebab model pembelajarannya tidak terbatas ruang dan waktu, sehingga siswa dapat mempelajari materi kapan saja dan di mana saja sesuai dengan kebutuhan mereka.

Dari segi biaya, model belajar hybrid juga dinilai lebih menguntungkan. Sebab kegiatan tatap muka relatif singkat, sehingga dapat memangkas banyak biaya operasional sekolah. Bahkan siswa yang berangkat ke sekolah menggunakan transportasi publik juga bisa lebih menghemat biaya. Karena mereka tidak perlu hadir secara fisik di sekolah setiap hari.

2. Meningkatkan Partisipasi Peserta Didik

Pembelajaran blended learning dinilai lebih efektif dan efisien karena model tersebut dapat meningkatkan partisipasi peserta didik selama mengikuti KBM. Hal ini lantaran media pembelajaran yang digunakan lebih beragam dan tidak hanya satu macam saja. Seperti teks, audio, video, maupun grafik yang umum dimanfaatkan sebagai media pembelajaran.

Dengan media yang cukup variatif seperti itu, mampu membuat siswa tidak bosan dan lebih tertarik untuk terlibat selama kegiatan belajar berlangsung. Alhasil KBM pun berjalan lebih efektif dan efisien. Dimana peserta didik mampu menangkap materi yang ada dengan lebih mudah melalui partisipasi aktif di kelas.

Kekurangan Model Belajar Campuran

1. Sulit Diterapkan Apabila Tidak Didukung Sarana yang Memadai

Meskipun model pembelajaran hybrid memiliki kelebihan yang banyak, namun konsep KBM seperti ini juga memiliki kekurangan tersendiri. Salah satu kekurangan utama dari hybrid learning yaitu sulit diterapkan, apabila peserta didik tidak didukung oleh sarana dan prasarana yang memadai.

Selain itu, kurangnya akses internet di tempat tempat tertentu menjadi kendala tersendiri ketika hendak menjalankan pembelajaran campuran. Mengingat bahwa proses belajar secara online sangat membutuhkan akses internet untuk menghubungkan peserta didik dengan fasilitator.

2. Desain Pembelajaran Harus Menarik

Kekurangan atau kendala lainnya yang sering terjadi ketika hendak menerapkan pembelajaran blended learning, yaitu fasilitator atau guru wajib selalu mendesain pembelajaran yang menarik. Karena desain belajar yang menarik ini sangat penting ketika kelas online dilakukan.

Mengingat bahwa peserta didik tidak berada di ruang yang sama dengan fasilitator. Dikhawatirkan pendampingannya menjadi kurang dan siswa sulit fokus, apabila desain pembelajaran membosankan. Sebaliknya, desain pembelajaran yang menarik nantinya dapat meningkatkan keterlibatan siswa dengan kehendak mereka sendiri selama kelas berlangsung.

Meskipun memiliki kekurangan, agaknya kelemahan dari konsep pembelajaran tersebut sudah mulai ditangani satu per satu. Sebab pesatnya perkembangan teknologi dan informasi membuat sarana dan prasarana kini kian memadai. Selain itu, desain pembelajaran menarik juga banyak dimiliki oleh berbagai sekolah, salah satunya seperti Sekolah Murid Merdeka.