• Wed. Dec 2nd, 2020

Mengenal Sejarah Printer

Byzuzum gaul

Nov 2, 2020

Mesin cetak sudah menjadi kebutuhan sehari-hari dalam hidup, terutama dalam bekerja. Karena Anda berlatih di hampir semua kantor, pabrik, institusi, perguruan tinggi dan sekolah, Anda perlu menggunakan mesin cetak.

Berbagai jenis printer yang digunakan juga bervariasi berdasarkan kualitas dan persyaratan. Printer adalah perangkat keras yang terpasang ke komputer. Printer memiliki fungsi sebagai alat yang menghasilkan data hasil cetakan, baik gambar maupun tulisan di atas kertas atau sejenisnya.

Printer terdiri dari beberapa bagian yaitu pemilihan juru ketik atau biasa disebut pemilihan kertas. Jenis tinta ada dua, tinta bubuk yang membutuhkan pemanas dan tinta semprot yang tidak perlu dipanaskan. Terdapat port USB di bagian belakang printer yang berfungsi sebagai penghubung antara printer dan komputer.

Pada abad ke-14, teknologi pencetakan berkembang pesat di Tiongkok. Pada saat ini, beberapa orang Tionghoa telah berhasil membuat cetakan balok dan tinta, yang berdampak besar pada tradisi menulis. Namun perkembangan teknik percetakan di China belum sehebat perkembangan teknik percetakan di Eropa.

Ada evolusi budaya yang sangat pesat di Eropa pada tahun 1950-an, yang membutuhkan produksi dokumen tertulis yang murah dan cepat. Sebagai pandai emas dan pengusaha asal Jerman, Johannes Guternberg berhasil mengembangkan teknologi percetakan yang revolusioner. Percetakan pada masa itu merupakan penemuan yang penting, meskipun dampak ekonominya tidak terlalu besar.

Sekitar tahun 1450-an, seorang pandai besi Jerman bernama Johannes Gensfleisch berhasil masuk ke toko Gutenberg. Populer karena beberapa penemuan di bidang teknologi percetakan, yaitu huruf logam dan tinta berbahan dasar minyak, serta printer lain yang berguna dalam mencetak huruf secara presisi.

Johennes Gutenberg lahir di Mainz. Ia dikenal sebagai penemu tipe ponsel di Eropa. Karya utamanya adalah Gutemberg Bible atau juga dikenal sebagai 42-line Bible, yang telah diakui sifat estetika dan teknisnya. Dalam bukunya, dia mencetak warna pada bagian pertama halaman.

Karya lainnya adalah Mainz Psalter dan Peter Schoffer, diedit oleh Johann Fust pada tahun 1453, yang menggunakan cetakan biru-merah yang rumit. Penemuan mesin cetak dilihat oleh Life Magazine sebagai penemuan penting selama 1000 tahun terakhir.

Penemuan bentuk ponsel di Korea dan Cina mendahului Gutenberg, tetapi kurang berdampak pada masyarakat Eropa. Pengaruh mesin cetak yang diciptakan oleh Gutenberg hampir identik dengan font, alfabet, internet dan pengaruhnya terhadap masyarakat. Hasil keseluruhan tidak pernah tercapai saat mencetak.

Banyak manuskrip yang ditulis tangan serta berbagai model komunikasi grafis yang terus mempengaruhi satu sama lain. Namun keberadaan mesin cetak menjadi salah satu faktor terciptanya suatu asosiasi ilmiah yang memudahkan mereka dalam menyampaikan temuannya.

Itu juga membantu mereka memasuki revolusi ilmiah. Karena mesin kerub ini, penulisan menjadi lebih berarti dari sebelumnya. Karena salinan Aristoteles tidak akan sama dengan aslinya, pengarangnya tidak dianggap penting. Dengan tersedianya berbagai macam barang cetakan, hal ini telah menyebabkan peningkatan dramatis dalam tingkat melek huruf orang dewasa di Eropa.

Teman-teman juga bisa baca selengkapnya mengenai printer drivers & epson driver pada tautan tersebut, semoga bermanfaat yaa.