• Mon. Oct 26th, 2020

Memilih Tanaman untuk Vertikal Garden

ByFitria Nurma Anjarwati

Mar 27, 2020

Pernahkah kamu mendengar istilah kebun vertikal? Vertikal garden atau kebun vertikal adalah sebuah solusi untuk mengatasi keterbatasan lahan yang tersedia di rumah. Kebun vertikal ini dapat dibangun dengan menggunakan bidang yang berdiri tegak lurus. Kebun vertikal menawarkan keunikan tersendiri. Selain itu, kebun ini juga memberikan beberapa manfaat seperti menjadi penahan panas matahari dan mengurangi polusi udara. Selain itu, kebun vertikal yang diisi dengan tanaman hijau dapat memproduksi gas oksigen yang berguna bagi tubuh. Jika kamu tertarik untuk membuat sebuah kebun vertikal, kamu dapat memulainya dengan memilih jenis tanaman yang bisa digunakan. 
Tanaman yang bisa digunakan pada kebun vertikal adalah tanaman yang mudah tumbuh dan sering ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini akan memudahkan anda untuk merawat tanaman yang ada. Misalnya, Aeschynanthus radicans. Tanaman ini dikenal sebagai tanaman lipstick. Karakteristik tanaman ini adalah tidak akan menghasilkan bunga jika ditanam pada suhu yang hangat. Akan tetapi, jika dapat menumbuhkan tanaman ini pada suhu dan atomsfer yang sesuai, tanaman ini akan menghasilkan bunga merah yang sangat cantik. Selain itu, perpaduan bunga merah dan daun hijau dapat menghasilkan perpaduan warna yang cantik. Hal menarik dari tanaman ini adalah dapat bertahan pada kondisi yang kering. 
Contoh tanaman lain yang sesuai untuk vertikal garden adalah Epipremnum atau Pothos. Tanaman ini akan tumbuh dengan baik pada kondisi cahaya yang rendah. Selain itu, tanaman ini juga sangat cocok untuk keperluan dekorasi karena sifatnya yang memanjat tempat tumbuh tanaman tersebut. Kamu juga bisa mencoba menanam tanaman Nephrolepis exaltata atau Pakis Salju. Tanaman ini cocok untuk menjadi pilihan kebun vertikal karena mudah dirawat. Tanaman Pakis Salju dapat tumbuh di hawa yang lembab. Contoh yang lain adalah Dracaena. Tanaman ini sering digunakan sebagai tanaman kebun vertikal karena warna daunnya yang bervariasi seperti kuning, putih, dan merah. Kebun vertikal mu akan terlihat sangat cantik dengan dihiasi oleh tanaman ini. 
Contoh lain dari tanaman yang dapat digunakan untuk membuat kebun vertikal adalah Codiaeum variegatum pictum. Tanaman ini lebih dikenal dengan nama Croton. Jika kamu ingin menumbuhkan tanaman ini, kamu perlu menanamnya pada tempat yang memiliki akses cahaya cukup atau terang. Tanaman ini menjadi salah satu pilihan yang sering digunakan dalam kebun vertikal karena mudah dibudidayakan dan menghasilkan pemandangan yang cantik. Jika kamu masih pemula untuk membudidayakan tanaman pada kebun vertikal, kamu dapat memilih Epipremnum aureum. Tanaman ini mempunyai nama lain yaitu monstera asli Australia. Tanaman ini cocok bagi pemula karena cara perawatannya yang relatif sederhana dan mudah. Selain itu, penampakan tanaman ini dapat menjadi salah satu elemen yang mempercantik kebun vertikal. 
Jika kamu punya impian untuk melaksanakan pernikahan di kebun halamanmu, kamu bisa memilih Stephanotis floribunda sebagai pilihan tanaman di kebun vertikal. Tanaman ini juga dikenal dengan nama lain yaitu Wedding Vine. Oleh karena itu, tanaman ini sangat cocok untuk jadi bagian dari dekorasi pernikahanmu di kebun halamanmu sendiri. Tanaman ini memiliki bunga berwarna putih dan aroma yang sangat harum. Selain itu, ukuran bunganya yang besar menjadi daya tarik tersendiri bagi tanaman ini. Jika kamu memiliki lahan yang sangat terbatas, kamu bisa memilih Hoya carnosa. Tanaman ini terkenal dengan nama bunga lilin. Tanaman ini juga mudah untuk diarahkan sesuai dengan dinding dari kebun vertikal.