Benarkah Melahirkan Bayi Laki-Laki Lebih Menyakitkan? | Popmama.com

Ibu yang melahirkan saat puasa di bulan Ramadhan akan bertanya-tanya cara membayar fidyah setelah melahirkan, sesudah melahirkan seorang ibu pasti mengalami nifas. Nifas adalah keluarnya darah dari rahim sekitar 40 hari, nifa sebetulnya tidak berbeda dengan haid. Perbedaannya darah nifas cenderung lebih banyak dan durasi nifas lebih lama daripada haid.

 

Hukum Puasa Wanita Nifas

Wanita nifas seperti wanita haid diberi keringanan tidak berpuasa, demikian juga wanita hamil dan menyusui. Sebagian besar ulama sepakat bahwa wanita nifas, wanita hamil dan menyusui dapat digolongkan sebagai orang yang sakit jadi dianggap dalam keadaan yang tidak berpuasa. Wanita dalam kondisi itu lemah belum suci (untuk yang haid dan nifas) serta butuh banyak energi atau tenaga untuk mengurus bayinya.

Alasan dari segi kesehatan yang dikhawatirkan jadi beban serta berpengaruh untuk kondisinya dan bayinya kalau tetap berpuasa. Sama dengan ibadah puasa wanita nifas tidak boleh salat, sebab dalam keadaan tidak suci.

Tapi berbeda dengan puasa meskipun sama-sama ibadah wajib, salat yang tidak dilaksanakan selama masa nifas tidak perlu di double di hari lain. Puasa Ramadan yang perlu di ganti di hari lain bila mampu.

 

Hukum Mengganti Puasa Ramadan Wanita Nifas

Wanita nifas yang tidak menyusui bayinya tidak diwajibkan berpuasa tapi harus kodok atau mengganti puasanya di lain waktu, namun kalau wanita nifas itu menyusui bayinya, hukum mengganti puasa nya agak berbeda sebab ada pilihan lain untuk membayar puasa yaitu membayar fidyah.

 

Dapat disebutkan hukum mengganti puasa ramadhan bagi wanita nifas harus dilihat dulu apakah menyusui bayinya atau tidak, untuk wanita nifas yang tidak menyusui wajib mengqadha puasa Ramadan seperti yang diwajibkan pada wanita haid. Untuk wanita nifas yang setelah melahirkan menyusui bayinya dapat menggantinya dengan membayar fidyah. Ada beberapa pendapat yaitu:

  1. Wajib mengqadha puasa tanpa membayar fidyah

Wanita nifas yang menyusui wajib mengqadha puasa tanpa membayar fidyah, ini mutlak sifatnya walaupun khawatir akan kondisinya, atau khawatir kondisi bayi yang disusui. Wanita nifas yang menyusui disamakan dengan ibu hamil dan para musafir yang punya uzur atau halangan jadi membuatnya tak dapat berkuasa. Hingga saat uzur itu hilang, qada wajib dilakukan.

  1. Wajib membayar fidyah tanpa mengqadha puasa

Selain pendapat nomor satu ada juga pendapat yang mengatakan bahwa wanita menyusui atau wanita nifas menyusui hanya wajib membayar fidyah tanpa perlu mengganti puasanya di lain waktu. Para ulama yang mempunyai pendapat ini menganggap bahwa kedudukan ibu menyusui sama seperti orang yang tidak mampu berpuasa karena sakit, misalnya sakit menahun yang sulit sembuh atau disebabkan sudah tua.

Maka diwajibkan atas mereka membayar fidyah, fidyah ibu menyusui bisa dengan memberi makan fakir miskin untuk mengganti setiap hari berbuka. Pendapat ini juga berlaku saat andaikan seorang ibu menyusui bayinya selama lebih dari 2 tahun atau saat ibu itu hamil lagi sebelum atau sesudah masa menyapih. Jadi akan terasa berat kalau harus membayar hutang puasa berbulan-bulan lamanya, kalau ibu termasuk di kondisi ini, boleh untuk membayar fidyah saja tanpa mengqadha puasa.

 

Cara membayar fidyah ibu melahirkan:

  1. Membayar fidyah dengan satu bungkus makanan perhari batal puasanya.

Dapat memberikan 1 bungkus makanan berisi nasi, lauk pauk, dan sayuran (misalnya) ke fakir miskin sejumlah hari batalnya puasa. Jadi makanan yang termasuk makanan berat.

  1. Membayar fidyah dengan makanan pokok atau bahan mentah.

Bisa juga memberikan bahan mentah yang dapat diolah jadi makanan pokok sehari-hari, seperti beras, dan gandum. Menurut komisi fatwa kerajaan Arab Saudi, ukuran fidyah berupa bahan mentah= 1/2 sha, 1 sha = 2,5 kg.

  1. Membayar fidyah dengan uang

Ini termasuk pandangan ulama hanafiyah yaitu video bule dibayar dengan uang tujuannya guna memenuhi kebutuhan penerima fidyah atau fakir miskin, nominal setara harga 1,625 kg gandum yaitu Rp.29.000,- untuk 1 hari hutang puasa.

 

Di atas tentang wanita nifas di bulan Ramadan yang tidak melakukan ibadah puasa Ramadhan dan cara membayarnya, semoga informasi ini bermanfaat.

By sartika