rumah atap pelana

Kalau diibaratkan, atap rumah sama seperti helm yang kita pakai ketika berkendara naik kendaraan bermotor.  Model atap dapat mempengaruhi tampilan sebuah tempat tinggal karena terlihat jelas dari luar sehingga pemilihan bentuk dan model atap perlu mendapat perhatian agar memiliki nilai estetika.  Survey di lapangan ditemukan fakta bahwa model atap pelana adalah model yang paling sering ditemukan di kalangan masyarakat.

Konstruksi atap merupakan salah satu bagian yang sangat penting untuk diketahui oleh penghuni rumah, bagian ini harus memberi kenyamanan lebih bagi para penghuni rumah untuk menghadapi berbagai cuaca ekstrim seperti debu; hujan angin dan panas terik.  Penentuan bentuk atap harus diperhatikan secara matang oleh jasa gambar rumah , sehingga menghasilkan aspek fungsional dan unsur estetika yang baik.  Bukan hanya sekadar melindungi tapi konstruksi atap harus menghasilkan komposisi yang seimbang.

Komposisi dari atap yang harus diperhatikan adalah sebagai berikut :

1. Garis tepi atap dimana pada bagian kayu ini diberikan lisplang.

2. Nok (ridge) adalah pertemuan puncak dari kedua kemiringan atap yang kemudian diberi genteng nok. 

3. Jurai luar (hip) adalah pertemuan luar dari dua kemiringan atap yang bersebelahan kemudian diberi genteng nok.  

4. Jurai dalam (valley) adalah pertemuan dalam dari dua kemiringan atap yang bersebelahan kemudian diberi balok; papan dan seng talang. 

5. Overstek (overhang) adalah rambu atap diukur dari tepi atap sampai sisi luar dinding. 

6. Talang adalah bagian dari atap yang berfungsi untuk menampung air hujan dan dibuang ke tempat yang telah direncanakan. 

7. Usuk adalah komponen atap yang terletak di atas gording dan menjadi dudukan untuk reng. 

8. Reng adalah komponen atap yang berfungsi untuk menahan genteng penutup atau lainnya. 

Jenis konstruksi atap pelana merupakan salah satu bentuk yang paling sederhana terdiri dari konsep atap desain rumah .  Bagian yang menutup atap secara keseluruhan sehingga terciptalah ambang atas yang membatasi kita dari alam luar.  Dalam pemilihan bentuk perlu diperhatikan dua faktor utama yaitu :

~bobot material tidak mempengaruhi struktur bangunan

~ketahanan terhadap berbagai cuaca