Info Lomba – Dimungkinkan buat menghubungkan fitur Android ke Komputer Windows mana juga, yang membuka pintu ke banyak mungkin baru dalam perihal produktivitas multi- tugas serta lintas platform.

 

Kenyataannya, fitur Android terintegrasi dengan lumayan baik dengan desktop, laptop, ataupun tablet Windows. Memakai aplikasi Phone Link, Kamu bisa menghubungkan smartphone Android Kamu dengan Komputer Windows dengan lembut buat melaksanakan bermacam perihal (lewat Microsoft).

 

Ini tercantum memandang pemberitahuan telepon di pc, mentransfer gambar antara fitur seluler serta desktop, serta apalagi memakai aplikasi Android di Windows.

 

Ini pula membolehkan Kamu memproyeksikan layar ponsel pintar Android Kamu ke pc Windows. Tetapi, itu tidak hendak bekerja kebalikannya, maksudnya Tautan Telepon tidak membolehkan Kamu memakai fitur Android Kamu selaku monitor Komputer sekunder.

 

Tidak semacam fitur ekstensi tampilan Sidecar Apple, fitur Android serta Windows belum menerima suatu yang lembut kala tiba ke screen- casting asli. Untungnya, Kamu bisa memakai aplikasi pihak ketiga semacam” Spacedesk”, yang ialah aplikasi free yang bisa melaksanakan perihal seragam.

 

Cara mengubah perangkat Android menjadi tampilan PC nirkabel

 

Buat memperluas layar Komputer Kamu ke Android, pertama- tama Kamu wajib menjajaki serangkaian langkah buat mengonfigurasi aplikasi dengan benar (lewat Spacedesk). Prosesnya sendiri bisa jadi rumit pada awal mulanya, namun jadi lebih gampang sehabis Kamu melewati pengaturan dini.

 

1.    Di komputer Anda, unduh file “Perangkat Lunak Driver Spacedesk untuk Windows PC Primer (server)” yang sesuai untuk versi PC Windows Anda di halaman unduhan Spacedesk.

2.    Klik pada file, lalu instal.

3.    Buka aplikasi.

4.    Setelah berada di dalam menu “Spacedesk Driver Console”, klik opsi pertama berlabel “Kontrol” dan pastikan sakelar “Status Spacedesk” disetel ke “ON.”

5.    Klik opsi “Jaringan”.

6.    Pilih adaptor jaringan Anda di bawah tab “Antarmuka Adaptor”.

7.    Setelah itu, perhatikan angka di sebelah bilah Alamat IP yang akan Anda temukan di sini.

 

Langkah berikutnya hendak dicoba di fitur Android Kamu.

 

1.    Kunjungi Google Play Store, lalu instal dan buka aplikasi Spacedesk.

2.    Anda akan tiba di menu “Spacedesk Viewer”, di mana Anda dapat melihat semua perangkat yang siap menerima screen-casting.

3.    Ketuk perangkat yang memiliki Alamat IP yang cocok dengan angka yang Anda catat pada Langkah 7 di atas.

4.    Jika dilakukan dengan benar, Anda sekarang dapat melihat layar PC Anda diproyeksikan ke perangkat Android Anda.

 

Cara menggunakan Android sebagai monitor PC kedua tanpa WiFi

 

Walaupun langkah-langkah di atas berperan buat sebagian besar model Android serta Windows, langkah-langkah tersebut mewajibkan kedua fitur tersambung ke jaringan yang sama secara nirkabel supaya bisa ditampilkan dengan benar.

 

Bila Kamu mau menghubungkan fitur Android Kamu selaku monitor Komputer kedua memakai koneksi kabel, Kamu bisa melaksanakannya dengan tethering USB (lewat Spacedesk).

 

1.    Di PC Anda, buka Spacedesk untuk masuk ke “Spacedesk Driver Console”.

2.    Hubungkan perangkat Android Anda ke PC melalui USB menggunakan kabel data.

3.    Di perangkat Android Anda, masuk ke menu “Pengaturan” dengan mengetuk ikon roda gigi.

4.    Ketuk opsi “Jaringan & Internet”.

5.    Pilih “Hotspot & Penambatan”.

6.    Aktifkan “Penambatan USB” dengan mengetuk sakelar sakelar.

7.    Buka aplikasi Spacedesk di ponsel Anda, lalu ketuk nama PC Anda dari menu untuk memulai ekstensi tampilan.

 

Buat memperluas tampilan alih- alih mencerminkannya, ikuti petunjuk berikut:

 

1.    Dari desktop PC Anda, klik tombol “Pusat Tindakan”, yang muncul di sudut kanan bawah layar di sebelah baki sistem.

2.    Klik pada opsi “Proyek”.

3.    Pilih “Perpanjang.”

 

Sehabis fitur Android Kamu menunjukkan layar Komputer Kamu, Kamu bisa mengetuk bilah horizontal bertumpuk yang mengambang buat memutuskan sambungan layar, menarik keyboard virtual, ataupun bergeser audio.

Normal
0

false
false
false

EN-ID
X-NONE
AR-SA

/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:”Table Normal”;
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-parent:””;
mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
mso-para-margin-top:0cm;
mso-para-margin-right:0cm;
mso-para-margin-bottom:8.0pt;
mso-para-margin-left:0cm;
line-height:107%;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:”Calibri”,sans-serif;
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;
mso-bidi-font-family:Arial;
mso-bidi-theme-font:minor-bidi;
mso-fareast-language:EN-US;}