Jerawat merupakan masalah kulit yang paling sering dibicarakan. Ketika itu terjadi, jerawat seringkali membuat kita merasa terganggu, apalagi jika itu menurunkan rasa percaya diri kita.

Sebagian besar dari kita mungkin pernah mengalami masalah kulit wajah mulai dari flek hitam hingga jerawat. Masalah kulit yang dialami seseorang memiliki tingkat keparahannya masing-masing. Ada yang bersifat permanen, namun ada juga yang bersifat sementara. Apapun keseriusannya, masalah kulit seringkali membuat Anda insecure, bukan?

Salah satu masalah kulit yang sering dialami remaja seperti kita adalah jerawat yang mengganggu penampilan. Ada juga masalah kulit berjerawat, biasanya ditandai dengan permukaan kulit wajah yang terasa kasar dan tidak rata. Kemudian, saat disentuh akan terasa seperti muncul bintik-bintik di kulit wajah. Duh, rasanya sangat tidak nyaman!

Kita semua tahu bahwa jerawat adalah penyakit. Pada dasarnya, ini adalah penyakit yang harus ditangani dengan serius dan benar sesuai dengan aturan penawar medis, seperti penyakit menular lainnya.

Selama ini, muncul kesalahpahaman yang berkembang di masyarakat tentang jerawat dan penawarnya. Akibatnya, semakin tidak teratur seiring dengan maraknya penjualan produk kosmetik seperti perawatan kulit secara gratis dengan klaim dapat menjadi penawar jerawat secara instan, selain itu penawar skincare jerawat juga sudah banyak di temukan di minimarket seperti yang di sebutkan pada tagarberita.com bahwa ada Skincare Penghilang Jerawat di Indomaret.

“Saat ini banyak mitos yang tidak benar tentang jerawat. Beberapa di antaranya adalah jerawat hanya dialami pada masa remaja dan orang tua tidak boleh berjerawat,” kata dr Anthony Handoko, SpKK, FINSDV, dokter kulit dan dokter kulit di Pramudia Clinic. dalam media briefing virtual, Kamis (24/2/2022)

“Mitos lainnya adalah jerawat harus diperas dan dihilangkan isinya untuk menyelesaikannya. Ada juga yang berpendapat jerawat bisa di tawar dengan perawatan kulit atau facial di salon,” lanjutnya.

Anthony menjelaskan, jerawat atau yang secara medis disebut Acne Vulgaris sebenarnya adalah sekelompok penyakit infeksi kulit yang disebabkan oleh bakteri. Selain itu, jerawat juga disebabkan oleh kombinasi beberapa penyebab, antara lain proses inflamasi, produksi sebum berlebih dari kelenjar sebaceous, ketidakseimbangan hormonal dan penyumbatan kelenjar sebaceous di kulit.

“Belum ada angka prevalensi yang pasti dan akurat untuk jerawat, khususnya untuk Indonesia. Tapi rasional, karena salah satu faktor penyebabnya adalah penyumbatan di saluran keluar kelenjar minyak dan produksi minyak berlebihan oleh kelenjar ini pada suhu tinggi.”

“Jadi wajar jika angka jerawat sangat tinggi di antara semua orang yang tinggal di daerah tropis, khususnya Indonesia,” jelasnya.