• Mon. Nov 30th, 2020
Ayo Bunda, Ketahui Apa Saja Tahap Perkembangan Anak

Jika sepasang suami istri sudah sah menjadi orang tua, mereka harus selalu memperhatikan perkembangan anak. Dalam hal ini perkembangan tersebut bisa terjadi pada fisik maupun kognitif si anak. Kemudian, dalam perkembangannya, anak akan melalui beberapa tahap. Di mana tahap perkembangan anak sangat berkaitan erat dengan usia si anak.

Nah, agar kamu sebagai orang tua tidak ingin ketinggalan tahap perkembangan pada anak, ada baiknya kamu mengetahui apa saja tahap perkembangan anak. Berikut ini beberapa tahap perkembangan pada anak.

5 Tahap Perkembangan Anak

  1. Bayi

Tahap perkembangan pertama pada anak adalah bayi atau infant. Tahap ini terjadi pada anak usia 0-2 tahun. Di mana bayi yang baru lahir sampai usia dua bulan akan merespon dengan gerakan badan maupun kepala saat orang tua memberikan rangsangan, seperti elusan.

Selanjutnya, bayi usia 3-6 bulan sudah bisa menggerakkan kepala, mengenali suara serta benda di sekitarnya. Dilanjut dengan bayi bisa duduk, dan ada tanggapan saat diajak bicara di usia 6-9 bulan. Nah, usia 9-24 bulan, bayi sudah bisa mengambil benda di sekitar dengan merangkak, berdiri tegak, sampai berjalan.

  1. Balita

Tahap kedua pada perkembangan anak adalah balita. Tahap ini berlangsung pada usia 2-3 tahun. Dalam tahap ini sebaiknya orang tua membuat lebih aktif di dalam lingkungan. Hal ini bisa dilakukan dengan mengenalkan nama benda yang ada di lingkungan sekitar. Hal ini dilakukan karena perkembangan bahasa si anak mulai berkembang.

Selain perkembangan bahasa, perkembangan fisik dan intelektual anak juga berkembang dengan pesat. Untuk itu, orang tua harus memberikan dukungan serta arahan yang baik. Di mana hal tersebut dilakukan agar anak siap untuk menuju tahap berikutnya yaitu prasekolah.

  1. Prasekolah

Tahap berikutnya adalah prasekolah. Tahap ini terjadi pada anak usia 3-6 tahun. Pada tahap prasekolah, orang tua sudah mengenalkan anak untuk belajar angka serta huruf, menghitung, membaca. Dan kegiatan ini harus dilakukan dengan cara yang menyenangkan, seperti bermain. Selain itu, orang juga bisa memberikan mainan yang bisa mengembangkan kreativitas anak, seperti lego.

  1. Sekolah

Tahap perkembangan anak selanjutnya adalah sekolah yang terjadi pada usia 6-12 tahun. Pada masa ini anak sudah bersekolah formal. Di mana dengan sekolah bisa memupuk rasa percaya diri, disiplin, mandiri, serta tanggung jawab pada anak.

  1. Remaja

Tahap perkembangan terakhir pada anak adalah remaja. Pada tahap remaja si anak sudah berusia 13-18 tahun. Di mana si anak sudah masuk ke jenjang sekolah menengah pertama (SMP) sampai dengan sekolah menengah atas (SMA).

Saat anak berada pada jenjang SMP terjadi perubahan fisik yang terlihat jelas. Kemudian, anak sudah mulai bersikap agresif, lebih percaya diri, tetapi kadang muncul rasa ragu dalam dirinya. Kemudian, pada jenjang SMA anak mulai menemukan jati diri mereka dan memikirkan masa depan.

Itulah kelima tahap perkembangan yang terjadi pada anak. Semoga penjelasan tentang tahap perkembangan anak di atas bermanfaat bagi para orang tua maupun calon orang tua.