Apa Sebenarnya Penyakit Kanker Lambung?

penyakit kanker lambung

Dibandingkan jenis kanker lain, tidak banyak informasi yang tersebar seputar penyakit kanker lambung. Apa sebenarnya penyakit kanker lambung ini? Dan bagaimana kanker ini bisa terbentuk?

Mengenal Penyakit Kanker Lambung

Kanker lambung merupakan jenis kanker yang terbentuk di dalam lambung. Biasanya merupakan jenis adenokarsinoma, yakni pembentukan kanker dari sel sel kelenjar. Karena lambung sendiri merupakan produsen utama dari sejumlah enzim penting dalam pencernaan. Juga tempat dimana asam lambung diproduksi.

Menurut WHO, kanker lambung adalah 1 dari 10 jenis kanker yang paling mematikan. Prosentasi kematiannya terbilang tinggi dibandingkan jenis kanker lain. Juga merupakan jenis kanker perut yang paling sering terjadi.

Sebenarnya, kasus kanker lambung di Indonesia tidak setinggi tingkat temuan kasus di dunia. Namun, prosentasi kematian dari penyakit ini tetap relatif tinggi dibandingkan jenis kanker lain yang banyak ditemukan di Indonesia.

Untuk kasus baru pada stadium awal, potensi kesembuhan dan bertahan hidupnya (Prognosis) hanya sekitar 85%. Lebih kecil dari kebanyakan jenis kanker. Sedang tahap lanjut di stadium 4, kanker lambung hanya memiliki prognosis di bawah 20%.

Mengapa Kanker Lambung Mematikan?

Ada alasan khusus mengapa pasien kanker lambung memiliki resiko kematian lebih tinggi. Terutama pada mereka yang sudah menginjak stadium akhir. Ini berkaitan dengan fungsi utama dari organ lambung itu sendiri.

Lambung memiliki peran penting dalam fungsi pencernaan. Organ ini bekerja mencerna makanan sekaligus memproduksi sejumlah enzim, juga asam lambung yang berperan dalam proses cerna. Sejumlah unsur nutrisi baru bisa dicerna tubuh setelah melalui proses kimiawi dalam lambung.

Ketika lambung terserang kanker, maka fungsi produksi enzim ini akan terganggu. Akibatnya bisa cukup fatal, karena bisa menyebabkan fungsi pencernaan turut gagal bekerja optimal. Nutrisi pada makanan tidak berhasil diserap optimal oleh tubuh.

Pasien akan mengalami kondisi malnutrisi karena kondisi ini. Sementara ada kemungkinan pasien juga akan mengalami gangguan pada fungsi pembuangan, karena makanan yang tidak tercerna sempurna akan sulit membusuk sempurna.

Dua kondisi yang pada akhirnya akan menurunkan kondisi pasien dengan cepat. Membuat pasien tidak mendapatkan cukup energi untuk bertahan. Sehingga pasien mengalami kondisi buruk dengan cepat.

Bagaimana Sebenarnya Kanker Lambung Terjadi?

Lebih dari 80% kasus penyakit kanker lambung berangkat dari peradangan pada lambung. Baik itu karena efek gasthritis, GERD (produksi asam lambung berlebihan) atau infeksi oleh bakteri Helicobacter Pylori.

Kebanyakan orang memang kerap tidak terlalu menganggap serius keluhan yang muncul pada lambung. Keluhan seperti kembung, mual, nyeri perut kiri acapkali diidentifikasi sebagai penyakit maag dan diatasi singkat dengan antasida.

Padahal penyakit lambung sejatinya beragam, dan tidak semuanya bisa tuntas diatasi dengan antasida. Antasida sendiri secara umum hanya obat terapi untuk menetralisir asam lambung berlebih. Biasanya juga memiliki efek meringankan rasa nyeri pada lambung. Namun pada umumnya antasida tidak mengatasi masalah utama.

Bila memang dalam lambung terbentuk peradangan, seharusnya ada terapi lanjutan untuk mengatasi radang yang terbentuk. Juga mengatasi penyebab peradangan tersebut, seperti antibiotik bila memang disebabkan oleh infeksi. Atau dengan terapi penghambat produksi asam lambung kalau penyebab peradangannya adalah efek iritasi dari asam lambung berlebih.

Karena ketika peradangan diabaikan dan tidak tertangani dengan baik, ini bisa berkembang semakin masif, hingga tidak dapat diimbangi dengan pembentukan sel sehat baru. Memicu terjadinya kerusakan DNA yang pada akhirnya berpotensi menjadi kanker.

Dalam prosentasi kecil, penyakit kanker lambung juga bisa terbentuk sebagai efek metastasis dari kanker yang berasal dari organ lain. Dan kanker lambung sekunder ini juga akan menjadi penyebab pasien mengalami penurunan kondisi yang signifikan.

Itulah gambaran mengenai kanker lambung secara umum. Anda bisa menemukan lebih banyak informasi seputar penyakit lambung dalam laman deherba. Memang secara umum tidak mematikan, tetapi bukan tanpa resiko. Memahami lebih baik penyakit ini akan memudahkan Anda untuk mengatasi dan mencegahnya dengan tepat.