Dalam menyusun laporan akuntansi berdasarkan siklus akuntansi sangat penting untuk memperhatikan tahap-tahap nya supaya bisa menghasilkan laporan akuntansi yang akurat dan bermanfaat.

Meski saat ini proses akuntansi sudah didukung dengan aplikasi akuntansi namun kamu tetap harus mengetahui bagaimana dasar dalam siklus akuntansi. Hal ini sangat penting diketahui apalagi bagi seorang yang sedang belajar akuntansi.

Dengan mengetahui tahap-tahapannya kamu bisa memastikan pencatatan transaksi dilakukan dengan baik dan benar.

Apa itu siklus akuntansi

Siklus akuntansi adalah proses pencatatan keuangan hingga pembuatan laporan akuntansi pada sebuah perusahaan maupun organisasi.

Secara umum siklus akuntansi terdiri dari delapan tahapan yang masing-masing memiliki fungsi dan perannya yang berbeda.

Melalui tahapan siklus akuntansi ini kamu dapat mengetahui bagaimana transaksi itu dicatat, dipindahkan, dihitung dan dilaporkan.

Siklus akuntansi menggambarkan seluruh proses akuntansi seperti yang dijelaskan akuntansilengkap.com dari awal hingga akhir periode.

Tahapan siklus akuntansi

Identifikasi transaksi

Akan banyak sekali transaksi yang terjadi di perusahaan. Meski jenis transaksinya sama, namun pasti terjadi perbedaan dalam hal nominal maupun perjanjian lainnya.

Pada tahap siklus akuntansi yang pertama ini, transaksi yang terjadi akan dilihat, dikumpulkan bukti transaksinya dan disesuaikan dengan kronologis supaya mudah untuk dicatat dalam jurnal.

Di zaman serba canggih ini, biasanya tiap perusahaan memiliki sistem pembuatan bukti transaksi secara otomatis. Jadi akan keluar struk yang bisa disimpan atau bisa juga menggunakan bukti transaksi manual seperti kwitansi dan nota.

Pencatatan transaksi di Jurnal Umum

Tahap siklus akuntansi yang kedua adalah pencatatan transaksi ke Jurnal Umum. Jurnal umum merupakan jurnal yang akan mendefinisikan transaksi menjadi sesuai dengan nama atau rekening akun perusahaan.

Pada jurnal umum terdapat informasi mengenai tanggal transaksi, keterangan transaksi, nomor ref dan nominal debit kredit.

Pada tahap ini, seorang akuntan akan memindahkan transaksi yang terjadi kedalam media/buku jurnal umum secara benar. Pasalnya jika terjadi kesalahan pencatatan nama maupun lokasi nominal akan membuat kesalahan berikutnya.

Posting Buku Besar

Posting buku besar merupakan pemindahan data dari jurnal umum. Buku besar terdiri dari kumpulan akun yang perusahaan, terdiri dari harta, pendapatan, beban dan utang. 

Neraca Saldo Sebelum Penyesuaian

Neraca saldo sebelum penyesuaian merupakan nominal total dari masing=masing akun di buku besar.

Neraca Lajur/Lembar Kerja

Lembar kerja merupakan daftar kolom yang berisi informasi semua tahap siklus akuntansi sebelumnya dan tambahan kolom laba rugi dan neraca.

Neraca lajur/lembar kerja digunakan sebagai data penyesuaian.

Jurnal Penyesuaian

Jurnal penyesuaian adalah jurnal untuk mencatat penyesuaian transaksi jika dibutuhkan.

Laporan Keuangan

Laporan keuangan adalah laporan yang berisi kondisi keuangan perusahaan yang disusun dalam laporan laba rugi, laporan neraca dan laporan arus kas.

Jurnal Penutup/Tutup Buku

Tutup buku adalah istilah penutupan siklus akuntansi yang dilakukan pada akhir periode yang diinginkan perusahaan.