10 Puisi Cinta Romantis untuk Meluluhkan Hati Pasangan | Popmama.com

Terdapat banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengungkapkan perasaan cinta kepada pasangan. Ungkapan cinta bisa ditunjukkan misalnya melalui perhatian, memberikan hadiah, atau mengungkapkan perasaannya melalui puisi cinta romantis. Walaupun terkesan sederhana, namun terkadang kata-kata mampu meluluhkan hati sehingga pasangan merasa lebih dihargai dan dicintai.

Apakah Anda ingin melakukan hal yang romantis untuk meluluhkan hati pasangan? Apabila iya, tak ada salahnya untuk Anda mengungkapkannya melalui puisi cinta romantis. Di artikel kali ini penulis akan memberikan puisi cinta karya salah satu sastrawan terkenal dan legendaris di Indonesia yaitu W.S Rendra.

W.S. Rendra atau Willibrordus Surendra Broto, lahir di Kota Solo pada tanggal 7 November 1935. Beliau merupakan anak dari pasangan Raden Cyprianus Sugeng Brotoatmodjo dan Raden Ayu Catharina Ismadillah. Keluarga W.S Rendra adalah keluarga Katolik yang dibesarkan dalam lingkungan budaya Jawa. Ayah dari W.S Rendra merupakan seorang guru di salah satu sekolah Katolik di Solo pelajaran Bahasa Indonesia dan Bahasa Jawa.

Tidak hanya itu, ayah Rendra pun dikenal sebagai pelaku seni drama atau dramawan tradisional. Tidak hanya berasal dari sang ayah, bakat seni W.S Rendra juga mengalir dari Ibunya yang juga sebagai pelaku seni, yaitu seorang penari serimpi di Istana Kasunanan Surakarta Hadiningrat.

Puisi-puisi karya W.S Rendra memang memiliki kata-kata yang menyentuh. W.S Rendra dikenal sebagai penyair paling kaya di Indonesia. Ia sangat produktif dalam menciptakan dan memanfaatkan metafora-metafora untuk mendukung citraan dramatik dan visual dalam puisi-puisinya.  Selain itu, W.S Rendra juga mendapatkan julukan sebagai Si Burung Merak atas penampilannya sebagai penyair karena selalu mampu membuat penonton terpesona. Yaitu seorang pencinta, layaknya merak yang merentangkan ekor cantiknya untuk menarik perhatian sang kekasih.

Sastrawan legendaris Indonesia yang satu ini memang mahir sekali dalam memainkan kata-kata cinta. Melalui bukunya yang berjudul Puisi-puisi Cinta yang diterbitkan oleh Bentang Pustaka, W.S. Rendra membukukan 30 judul puisi cintanya. W.S Rendra membagi puisi-puisi cinta tersebutke dalam tiga masa, yaitu Puber Pertama (1954-1958) yang ia tulis pada masa kuliahnya di Universitas Gadjah Mada. Sedangkan Puber Kedua (1968-1977), yaitu puisi-puisi yang ditulis selepas ia kuliah di New York. Dan Terakhir, Puber Ketiga (1992-2003), berisi puisi-puisi yang ditulisnya dalam masa reformasi 1998.

Berikut adalah 3 contoh Puisi Cinta karya W.S Rendra yang terpopuler, diantaranya :

  1. Kangen

Kau tak akan mengerti bagaimana kesepianku

menghadapi kemerdekaan tanpa cinta

 

Kau tak akan mengerti segala lukaku

karena cinta telah sembunyikan pisaunya.

 

Membayangkan wajahmu adalah siksa.

Kesepian adalah ketakutan dalam kelumpuhan.

 

Engkau telah menjadi racun bagi darahku.

Apabila aku dalam kangen dan sepi

 

Itulah berarti

aku tungku tanpa api.

 

  1. Surat Cinta

Kutulis surat ini

kala hujan gerimis

bagai bunyi tambur mainan

anak-anak peri dunia yang gaib.

Dan angin mendesah

mengeluh dan mendesah

Wahai, Dik Narti,

aku cinta kepadamu!

 

Kutulis surat ini

kala langit menangis

dan dua ekor belibis

bercintaan dalam kolam

bagai dua anak nakal

jenaka dan manis

mengibaskan ekor

serta menggetarkan bulu-bulunya.

Wahai, Dik Narti,

kupinang kau menjadi istriku!

 

  1. Episode

Kami duduk berdua

di bangku halaman rumahnya.

 

Pohon jambu di halaman itu

berbuah dengan lebatnya

dan kami senang memandangnya.

 

Angin yang lewat

memainkan daun yang berguguran.

 

Tiba-tiba ia bertanya:

 

“Mengapa sebuah kancing bajumu

lepas terbuka?”

 

Aku hanya tertawa.

 

Lalu ia sematkan dengan mesra

sebuah peniti menutup bajuku.

 

Sementara itu aku bersihkan

guguran bunga jambu

yang mengotori rambutnya.

By sartika